Rabu, 23 Juni 2010

Ruang Lingkup Perekonomian Indonesia

RUANG LINGKUP PEREKONOMIAN INDONESIA


1. MASALAH PEMBANGUNAN
2. PENDAPATAN NASIONAL
3. PENDUDUK DAN TENAGA KERJA
4. KEBIJAKAN FISKAL/PAJAK
5. KEUANGAN NEGARA/UANG
6. KEBIJAKAN MONETER/INFLASI DAN DEFLASI
7. PEREKONOMIAN YANG GAMPANG MEMANAS
8. PERDAGANGAN INTERNASIONAL
9. PERUSAHAAN INTERNASIONAL
10. KEBIJAKAN NILAI TUKAR
11. STRATEGI BERSAMA, INVESTASI DAN RISIKO POLITIK
12. KETAHANAN EKONOMI NASIONAL DALAM PERCATURAN GLOBAL

PERSOALAN PENDAPATAN NASIONAL

1. Pendapatan nasional kecil
2. Jumlah penduduk besar
3. Income per kapita rendah
4. Pinjaman luar negeri besar
5. Hutang negara meningkat
6. Beban hidup bertambah
7. Investasi dan tabungan rendah
8. Ketergantungan dengan negara lain semakin besar
9. Nilai tukar rendah
10. Sering terjadi inflasi



PERMASALAHAN PENDUDUK DAN TENAGA KERJA

1. Pertumbuhan penduduk relatif tinggi
2. Banyaknya penduduk usia produktif
3. Kesempatan kerja kecil
4. Lapangan kerja terbatas
5. Tingginya angka pengangguran dan PHK
6. Kwalitas mayoritas sumber daya manusia rendah
7. Mobilitas penduduk kecil
8. Kompensasi rendah (balas jasa)
9. Variabel penentu kwalitas tenaga kerja adalah pendidikan dan kesehatan, mahal
10. Sering terjadinya pergeseran pekerjaan bukan karena promosi tetapi terpaksa

PERSOALAN KEBIJAKAN FISKAL/PAJAK

1. Pemahaman tentang pajak kurang
2. Sosialisasi tentang pajak kurang
3. Kesadaran membayar pajak rendah
4. Banyaknya penyimpangan pajak
5. Kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat pemungut pajak
6. Perlunya pengawasan terhadap pemungutan pajak
7. Kurang transparasi terhadap penggunaan hasil pajak
8. Tarif pajak yang ditetapkan terlalu tinggi
9. Banyaknya pungutan liar yang mengatasnamakan pajak
10. Peraturan perundang-undangan dan sanksi mengenai pajak lemah


PERSOALAN KEUANGAN NEGARA/UANG

1. Nilai mata uang RI rendah terhadap nilai mata uang asing, terutama dolar
2. Sering terjadi inflasi
3. Pertambahan permintaan barang semakin tinggi
4. Tingkat kebutuhan masyarakat meningkat
5. Pengeluaran untuk konsumsi tinggi
6. Pendapatan per kapita tidak merata
7. Peredaran uang relatif lambat
8. Supply uang terbatas demand uang tinggi
9. Penggunaan uang negara kurang efisien
10. Maraknya terjadinya suap menyuap sehingga menghamburkan uang negara

Abad ke-20 Keyness menyatakan motivasi orang memegang uang kas yakni :
1. Untuk transaksi
2. Untuk berjaga-jaga
3. Untuk spekulasi

Ketiga motivasi ini dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu :
1. Tingkat harga
2. Income
3. Tingkat bunga
4. Persediaan kredit

PERSOALAN KEBIJAKAN MONETER/INFLASI DAN DEFLASI

Tujuan kebijakan moneter adalah
1. Menstabilkan harga
2. Mengusahakan full employement
3. Mengendalikan pertumbuhan ekonomi

Bank Central mengatur distribusi uang agar ekonomi tumbuh tanpa inflasi dengan tiga fungsi utama, yaitu :
1. Mengadakan operasi pasar terbuka
2. Mengatur discount rate tingkat bunga oleh bank
3. Mengubah cadangan wajib bank (reserve requirement)

PERSOALANNYA
1. Masyarakat kurang mengerti arti operasi pasar terbuka
2. Sering terjadi kebohongan publik
3. Intervensi pemerintah terhadap harga kurang mendapat tanggapan masyarakat
4. Harga mudah dipermainkan
5. Belum konsistennya harga produk
6. Suku bunga Bank masih terlalu tinggi bila meminjam
7. Suku bunga Bank masih terlalu rendah bila menabung
8. Belum jelas nya dana talangan
9. Sering terjadi RUSH ( penarikan tabungan secara besar – besaran )
10. Kurang likuidasinya bank – bank swasta


PERSOALAN PEREKONOMIAN YANG GAMPANG MEMANAS

1. Bertambah nya uang beredar lebih tinggi dari GNP
2. Permintaan agregat atas barang dan jasa lebih besar dari supply barang dan jasa
3. Kenaikan harga produksi
4. Kenaikan upah buruh
5. Kenaikan bahan mentah
6. Terjadinya kegagalan pasar seperti monopoli oligopoli
7. Pengendalian inflasi kurang kuat
8. Pengeluaran pemerintah besar
9. Kondisi politik
10. Isu sara

0 komentar:

Poskan Komentar